E-book reader, apaan tuhh?

Yuuuuhuuuuu… kabar baix semuanya?  *Pasang muka kangen setengah mati*

Baiklahh, sekarang memang tanggung bulan, tapi ayolahhh… pasang senyum sedikit, biar muka kalian agak lebih cerahan:)

*Sibuk buka-buka e-mail di ponsel * Ehh maaf, yanehhh banyak buanget imel masuk, nanyain kenapa sebulan kemaren sama sekali gak hadir di muka bumi dan tersaji indah. Saya sibuk, temans. Tapi sebagai perempuan bodoh, tetep akan ada yang saya bagi, dan  saya juga mao tunjukin satu lagi harta karun terbaru saya yang saya yakin seyakin-yakinnya akan membuat kamu dan kamu dan kamu dan juga ka-mu termasuk k-a-m-u bakal iri seiri-irinya dan langsung mendiskon tingkat kebodohan saya dimata kamu dan kamu dan kamu dan juga ka-mu, termasuk k-a-m-u… paling tidak sepersekian persen.

Traraa… *Ngeluarin sesuatu dari tas, Muka berseri-seri*

“Ehhh apaan tuhh…? Mungil buanget kex kamu”

*Makin bersinar* Tentu saja, saya kan rajin diet biar kamu dan kamu dan kamu dan kamu juga ka-mu termasuk k-a-m-u makin tergila-gila mengharap-harap saya… ;p *Dipelototin seantero jagat raya*

Namanya Reader darleenkkk. Bulan lalu temen saya baru dateng dari canada dan bawain ini buat saya.

“Wuihh… hadiah lagi dari si sosok maya yaa? Sepertinya dy lulus pramuka, baik buanget sehh. Trus fungsinya apa?” (Pertanyaan pinter)

 

Jawaban bodoh :

Menurut kamu, mungkin ngga sehh bawa-bawa perpustakaan dengan ratusan buku masuk ke starbucks dan membaca dengan santainya sementara di depan idung uap-uap kopi mencolek-colek ramah minta dijamah?!  

“Lu kira doraemon?” *menjawab sinis* “Jawabannya koq ga nyambung buanget” *tampang sewot*

Aiihhh pinter:) Yups kamu bener, secara doraemon kan punya kantong ajaib. Sayangnya dy ada di abad 22 darlenkkk… dan belom tentu kamu dan kamu dan kamu juga ka-mu termasuk k-a-m-u maseh hidup di abad itu. Itu sebabnya saya menganggap harta saya ini sangat berharga *pasang muka bangga*. 

Reader yang saya punya ini ibarat perpustakaan berjalan, sayang. Sekarang kan jamannya udah modern buanget, dimana orang-orang di luaran sana mulai memuja-muja gadget sebagai ukuran kemapanan dan kecerdasan (?!) *Tampang ga yakin, secara saya bodoh*. Nah, dalam penciptaan buku pun orang-orang di luaran sana mulai menyajikan buku elektronik, yang sepakat di kaseh nama e-book. Jadi buat kamu dan kamu dan kamu juga ka-mu termasuk k-a-m-u yang  punya hobby baca, tentu saja reader ini penting dan berguna buanget. Liat aza, biarpun semungil ini, tapi di dalamnya saya udahh masukin berarus-ratus buku, dari mulai novel-novelnya Sidney Sheldon sampe Habiburrahman E.S., dari buku-buku pasar modalnya Benjamin Graham sampe buku jurus pedekatenya John Gray – Men Are from Mars, Women Are from Venus. Trus saya isi juga bukunya Edward Fileds – The Essentials of Finance and Accounting for Nonfinancial Managers (biar keliatan sedikit cerdas, hihi…).

Ehh itu belum seberapa cinta, karena saya juga menyimpan buku… Ssttt… kama sutra, taw kan kama sutra? *Yang satu ini di ucapkan dengan lirih, Sssstt… alih-alih takut terjadi anarkis pada rebutan pinjem*

“Hahh? Yang bener?! Reader sekecil itu bisa nyimpen buku sebanyak itu? Kereennn buangett…” *Mupenk akut* 

Hohoho… tentu saja. Saya aza udah masukin hampir duaratus buku, dan akan masukin lebih banyak lagi tentunya. Duaratus darlennkkk, kamu bisa muntah-muntah bacanya blom tentu abis dalam duaratus hari, hihi…:) Lebih keren lagi karena dy bisa baca dalam banyak format, dari pdf, word, trus kita bisa baca sambil dengerin MP3 pula, Na-ni-na-na-na…  Compatible sama MAC dan PC-nya Windows juga. Satu lagi, kalo saja kamu dan kamu dan kamu juga ka-mu termasuk k-a-m-u sudi turun ke bumi mengikuti saya dengan mulai membaca dengan reader, wahhh… ini bener-bener keren karena kita bisa mengurangi produksi kertas. Bisa berhemat pula, karena e-book gratisan tuhh tertebaran, so tinggal comot sayannnkkk… 🙂

Oya sampe lupa, maaf mungkin mengecewakan kalian, karena fyi, reader ini bukan hadiah dari si sosok maya secara saat ini gataw juga makhluk satu itu berada di belahan bumi mana. Lagian walopun bodoh, teman saya kan banyak sodara-sodara, haha…:D

*dalam hati berucap, ‘tetep sehh sosok maya teristimewa’*

( adeika, 240610 )

Iklan

12 Tanggapan to “E-book reader, apaan tuhh?”

  1. Emang keren banget ituh 🙂
    Cuma masalahnya tidak semua buku ada edisi e-book nya.

    eniwei, salam kenal 🙂
    *lanjut blogwalking

  2. clovedoper Says:

    lama-lama kertas mulai ditinggalkan neh?…
    ” itu kalo perpustakaan dibawa2 begitu yang jaga perpustakaan siapa?” 🙂

  3. klo ebook reader buat diponsel ada gak?

    • Tentu ada siztaa… Tp e-book reader d ponsel bikin ponsel cepet khabisan batere, itu bisa bikin lebih frustasi bukan?
      E-book reader beneran bisa tahan b’hari-hari ‘n lebih manusiawi huruf2nya 🙂

  4. Salam kenal….
    salam ngeblog…
    ditunggu kunjungan baliknyaa 😀

  5. coba ada doraemaon…membayangkan yang gak-gak

    memang bener dengan adanya teknologi,apa yang dikatakan oleh perempuan boodoh itu benar,,,,slim dan simple dah

    hehehe

  6. tulisanku di blogdetik dimasukin ke E-book looh sama Mas MT dan Eyang Anum..berbagai cerita inspiratif ada disitu..kalu belum diunduh nih ku kasih linknya
    http://www.4shared.com/document/rKbeliN9/inspirasi_negeri_first_edition.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: